Dibukanya Kembali Seluruh Casino Macau dengan Tetap Memperhatikan Protokol Kesehatan – Virus corona atau covid-19 mampu membuat banyak negara mengalami keterpurukan terutama dalam sector bisnis dan ekonomi yang amat penting. Hal ini dikarenakan untuk mencegah virus ini semakin menyebar dilakukan kebijakan seperti lockdown sampai penutupan beragam tempat umum. Tidak terkecuali beragam casino yang dijadikan tempat para bettors atau penjudi untuk berjudi. Bagi negara yang mengandalkan sector judi seperti Macau tentunya hal ini amat merugikan dan menyebabkan kerugian bisnis yang besar.

Bagi yang belum mengetahui, Macau disebut sebagai kota judi Asia bahkan terbesar di dunia. Sebanyak 80% pendapatan dari Macau ini didapatkannya dari perjudian. Makanya ketika ditutup akibat pandemic, kerugian yang didapatkan sangat banyak. Akhirnya setelah sempat ditutup akibat virus corona, casino-cacino di Macau sudah mulai dibuka kembali. Otoritas kebijakan di Macau mengungkapkan bila pembukaan ini dikarenakan untuk menyelamatkan para staff atau karyawan dari casino agar bisa bertahan dan tidak dipecat walaupun terdapat penurunan pengunjung.

Perkonomian Macau yang anjlok juga jadi pemicu mengapa beragam casino di wilayah ini dibuka kembali. Diperkirakan kerugian yang terjadi ini setiap harinya bisa mencapai Rp 222 Miliar (kurs: 14.700) atau setara dengan US$ 15 per harinya karena penutupan casino yang ada di Macau . Dengan dibukanya sector perjudian ini, beragam sector lainnya pun akan ikut meningkat seperti sector pariwisata yang juga ikut terpuruk karena corona. Menyikapi kembali casino di Macau yang diperbolehkan untuk buka ini, otoritas dari kota ini telah mulai kembali mengeluarkan visa bagi para turis . Visanya dimulai dari yang individu sampai visa group. Para penjudi dari seluruh dunia bisa memanfaatkan kebijakan ini dengan baik dan dapatkan keuntungan main langsung di casino-casino yang ada di Macau.

Pembukaan casino di Macau ini pun diuntungkan lagi dengan pencabutan karantina khusus yang ditetapkan oleh otoritas pemerintahan bagi mereka yang sehabis pergi dari China. Sebelumnya orang-orang Macau yang habis berpergian dari China harus melakukan karantina mandiri selama 2 minggu. Pencabutan kebijakan karantina ini didukung pula oleh karena rendahnya tingkat infeksi Covid-19 yang ada di kota judi tersebut. Hanya ada 46 khusus dengan tidak ada satupun kasus kematian yang terjadi.

Dengan dibukanya casino-casino Macau ini, diharapkan perekonomian kota bisa kembali pulih dengan cepat terlebih untuk mengatasi kemerosotan ekonomi di kuartal 1 tahun 2020 yang tidak main-main sebanyak 49% mersotnya. Konsultan ekonomi pun mengungkapkan kepada New York Time mengenai perkiraan mengenai tutupnya pusat judi Macau ini yang menyebakan pendapatan casino Macau terpotong hingga 15% per tahun. Selain itu tak dapat dipungkiri pula bila perjudian casino di Macau mampu menyerap banyak tenaga kerja. Bila tidak segera dibuka akan menambah pengangguran dan mengacaukan lagi perekonomian kota yang bertumpu para sektor perjudian dan pariwisata ini.

Tentunya pembukaan kembali semua casino yang ada di Macau ini memperhatikan dan menerapkan dengan ketat protocol kesehatan yang ketat. Beberapa yang dilakukan adalah physical distancing, menyediakan hand sanitizer, menerapkan kursi berjarak tengah, pengecekan suhu sebelum masuk, pembersihan atau sterilisasi ruangan, pembatasan jumlah pengunjung dan masih banyak lagi. Semua pengunjung, dealer ataupun karyawan dari casino Macau pun diwajibkan untuk mempergunakan masker atau face shiled. Diharapkan kebijakan penerapan protocol kesehatan ini diikuti oleh semua casino Macau dan para pengunjung yang datang untuk bermain didalamnya.